Kreasi Santri

PESANTREN

Pesantren . . . . .
Kenapa engkau semakin di-pojokkan . . . ,
Kenapa engkau dipinggirkan . . . ,
Dan semakin di-anak tirikan…..
Teroris dikatakan sebagai alumni-mu . . . ,
Kolot sebagai kebiasaanmu . . . ,
Dan pengangguran keseharianmu . . .
Itu dulu . . .
Seiring berjalannya waktu . . .
Pandangan sinis terhadapmu semakin berkurang,
Dan berubah. . .
Gerakan “ Ayo Mondok ” mereka serukan . . .
Pengakuan mereka berikan . . .
Kompetisi ilmiyah mereka adakan . . .
Dan Hari Santri Nasional . . . telah mereka putuskan.
Hai kawan . . .
Sempurnalah sudah dukunganmu . . .
Dan jutaan harapan terhadapmu . . .
Sekali lagi !!!
Hai kawan . . .
Tunjukkanlah pada mereka, . .
Pada semua . . .
Bahwa pesantrenlah lembaga . . .
Yang selalu mencetak generasi – generasi . . . terbaik bangsa ini.

 

 

KITAB

Dari kitab aku mengais bebutir berlian
lampir – lampir lembar berpendar dalam sadar
Singgah ku menjajaki dalamnya sanubari
Hingga aku mengalir cair mendekat pada sang ilahi……

Ketika kemerlip bebutir kilau berlian
Berpijar pada serupa awan dalam dada
Maka aku bercermin pada hewan melata
Menghias atma pribadi menurut kaca mata haqiqi
Dan aku mengkasrohkan diri
Dihadapmu aku bagai mayat
Mengurai kalim menjadi kalam
Melukiskan keindahan kalimat katib dalam tarkib
Tiap – tiap denyut berdenyut lelambai rayuan menjuntai
aku bukan darwis yang histeris
menangis karna candu kerinduan……

Tapi … membisu karena aku taat
Mengikuti pandumu demi manfaat
Dalam bisu aku berharap semoga selamat……

By: Abdul Majid Muhdlor

 

Facebook Comments