www.apikkaliwungu.com.-Nuzul Al-Qur’an atau nuzulul Al-Qur’an yakni berasal dari 2 suku kata yaitu nuzul dan Al-Qur’an, kata nazala itu sendiri dalam bahasa arab berarti
Yakni “meluncur nya dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah “
Nuzul yang juga dapat diartikan sebagai singgah atau tiba ditempat tertentu, makna nuzul dapat disimak dalam Al Qamus Al -Muhith jilid IV , hal 56-57 .
Imam Al-Zarkasyi menurunkan kalimat yaitu “Ahlu sunnah sepakat bahwa kalam ALLAH itu diturunkan , selain itu ada yang mengatakan bahwa ALLAH memberi pemahaman mengenai kalam-Nya kepada jibril dilangit ” (Al burhan Fi Ulum Al Quran jilid 1 , hal. 228 ) yaitu berupa Al Quran yang kemudian jibril menyampaikan kepada Nabi Muhammad Saw. Beberapa ayat yang mengatakan bahwa Al Quran turun :
1. Pada bulan Romadlon
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْأن
(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran).
( Al-Baqarah , ayat 185 juz 2 )
1. Pada malam yang di beri berkah :
….. إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ
“Sesungguhnya kami menurunkan (Al Quran ) dimalam yang diberi berkah “
(Ad-Dukhan , ayat 3 juz )
3. Pada malam lailatul Qadar :
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْر
“Sesungguh nya kami menurunkan (Al-Quran) dimalam lailatul Qadar”.
(Al-Qadar , ayat 1 juz 30 )
Menurut tiga ayat diatas Al Quran turun sekaligus yakni pada bulan ramadhan , namun kenyataan secara lahiriyah Nabi Muhammad menerima wahyu Al Quran secara berangsur – angsur , surat demi surat , bahkan ayat demi ayat , para jumhur ulama berpendapat turun nya Al Quran sekaligus dari lauhul mahfudz ke suatu tempat yang disebut sama’ al-Dunya .atau tepat nya dari baaitul izzah kemudian diturunkan langsung kepada Nabi Muhammad secara berangsur angsur , melalui perantara malaikat jibril .
salah satu Hadis menjelaskan Al quran turun ke Al Dunya cukup lama, Hadis yang diriwayatkan oleh Al Nasa’i dan Al hakim serta Al baihaqy melalui jalur daud bin abi hind , dari ikrimah dari ibnu abbas yang mengatakan :
في عشرىن سنة
Al Quran diturunkan sekaligus kesama al-dunya pada lailatul al-qadar . kemudian diturunkan sepanjang (sekitar ) dua puluh tahun ,
Nabi Muhammad menerima wahyu pada saat umur beliau mencapai 40 tahun , sedangkan pertama kali beliau menerima wahyu pada tanggal 12 rabiul awwal saat beliau bermimpi , 6 bulan kemudian ayat al Quran turun kepada beliau pada bulan ramadhan yaitu surat al alaq ayat 1-5 :
اقْرَ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ أْبِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ
Artinya: “(1) Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang telah menciptakan. (2) Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (3) Bacalah, dan Tuhanmu adalah Maha Pemurah. (4) Yang mengajar (manusia) dengan perantaran qalam (alat tulis) (5) Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.”
Nabi Muhammad menerima wahyu ketika berkhalwat di gua hira selama 40 hari , beliau didatangi malaikat jibril dalam bentuk yang asli sehingga membuat Nabi Muhammad.

2. TAHAPAN TURUN NYA AL QURAN
Al-Quran merupakan wahyu yang diturunkan secara bertahap dan berangsur-angsur
tujuan al-quran diturunkan untuk menyempurnakan ajaran nabi terdahulu al-Quran turun mengalami beberapa tahapan ,
A. Prosen turun nya al-Quran dengan dua tahap :
- Turun nya al-Quran dari lauh mahfudz ke langit bumi secara sekaligus pada malam lailatul qadar .
- Turun nya Al-Quran kepada nabi Muhammad melalui perantara malaikat jibril secara berangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun.
Dapat di simpukan bahwa , al quran turun sekaligus dari lauh mahfudz ke langit dunia (baitul izza ) pada bulan ramadhan dan diturunkan lagi kepada nabi Muhammad secaraberangsur-angsur selama kurang lebih 23 tahun .
B. Cara-cara turun nya/sebab turunnya al Quran (Asbabun Nuzul )
Al quran merupakan wahyu yang diturunkan sesuai kondisi masyarakat sekitar ,sebab al quran diturunkan untuk memberi pelajaran bagi masyarakat . adapun cara-cara turunnya/sebab turunnya al-Quran (Asbabun Nuzul) adalah sebagai berikut :
- Al-quran turun tanpa ada nya suatu peristiwa atau pertanyaan tertentu , tetapi semata-mata hidayah bagi manusia
- Al quran turun sebagai respon atas suatu peristiwa tertentu , misalnya seperti turunnya : surat al-lahab
- Al quran turun sebagai jawaban atas pertanyaan misal nya seperti turunnya surat (Al-Anfal ayat : 1)
Berdasarkan pernyataan diatas , mengenai turun nya Al-Quran paling banyak adalah tanpa adanya suatu peristiwa atau pertanyaan , tetapi semata-mata hidayah bagi manusia. Adapun cara mengetahui asbabun nuzul adalah dengan cara mengetahui sebab turunnya suatu ayat berdasarkan riwayat yang shahih dari orang-orang yang melihat atau mendengar langsung turnnya Al-Quran.beberapa manfaat mengetahui asbabul nuzul :
- Mengetahui hikmah di syariatkan nya ayat
- Mengetahui sebab turunnya al-Quran merupakan sarana terbaik untuk memahami makna-makna al-Quran
- Memudahkan menghafal dan memahami al-Quran
C. Pengertian makiyah dan madaniyah :
Secara garis besar makkiyah adalah ayat-ayat yang turun di kota makkah dan sekitarnya , dan madaniyah adalah ayat-ayat yang turun di kota madinah dan sekitar nya .
1. Dari perspektif masa turun (zaman an- nuzul) :
Makiyah adalah ayat-ayat yang turun nya sebelum nabi hijrah ke madinah , sedangkan madaniyah adalah ayat-ayat yang turun setelah Nabi hijrah .
2. Dari perspektif tempat turun ( makan an-nuzul ) :
Makkiyah adalah ayat-ayat yan turun di makkah dan sekitarnya , sedangkan madaniyah adalah ayat-ayat yang turun di madinah dan sekitarnya .
3. Dari perspektif obyek pembicaraan (mukhatab) :
Makkiyah adalah ayat-ayat yang diturunkan untuk orang-orang Makkah , sedangkan madaniyah adalah ayat-ayat yang diturunkan untuk orang-orang madaniyah .
D. Ciri-ciri ayat makkiyah
1. Dari segi uslub/ciri khas bahasa
- Setiap surat yang ada ayat sajdah
- b. Setiap surat yang ada ungkapan “ ”
- Setiap surat yang ada ungkapan
- Surat-surat yang diawali dengan huruf tahajji (huruf yang dieja)
- Surat-suratnya pendek
1. Dari segi tema
- Surat-suratnya berisi dasar-dasar akidah tauhid
- Surat-suratnya memuat cerita umat terdahulu
- Surat-suratnya memuat kisah nabi Adam dan Iblis
E. Ciri-ciri ayat madaniyah
1. Dari segi uslub/cirri khas bahasa :
- Setiap surat yang ada ungkapan
- Surat-suratnya panjang
2. Dari segi tema :
- Surat-suratnya berisi ketentuan ibadah , muamalah , dan faraid
- Surat-suratnya berisi pembahasan tentang jihad dan hukum-hukumnya
- Surat-suratnya berisi perdebatan dengan ahli kitab
3. TURUNNYA AL-QURAN SECARA BERANGSUR-ANGSUR
Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur , mempunyai tujuan dan beberapa hikmah yang dapat diambil sebagai pelajaran . berikut tujuan di turunkannya al-Quran :
1. Untuk membersihkan jiwa dan memberi pelajaran dan hikmah kepada manusia
2. Sebagai petunjuk pembeda antara yang hak dan yang bathil
3. Sebagai penyempurna ajaran dan kitab-kitab sebelumnya
4. Untuk menetapkan hati dan mempertebal keimanan
5. Untuk menjawab persoalan-persoalan yang manual dimuka bumi dan sebagai penjelas hukum
Al-Quran adalah sumber hukum yang paling utama , merupakan rujukan dari semua ilmu, semua ilmu berasal dari al-Quran
Al-Quran diturunkan secara berangsur-angsur dalam masa 22 tahun 2 bulan 22 hari, diantara hikmah diturunkan nya al-quran secara berangsur-angsur adalah sebagai berikut :
- Agar mudah dimengerti dan dilaksanakan , orang merasa enggan melaksanakan seruan,perintah, dan menjauhi larangan , sekiranya perintah dan larangan itu disampaikan sekaligus
- Pemantapan dan penguatan hati rasulullah
- Kemudahan untuk menghafal karena diturunkan secara berangsur-angsur ,tidak dikejutkan oleh berbagai macam peraturan karena diturunkan secara berangsur-angsur
- Pemantapan didalam mendidik umat yang sedang tumbuh , baik ilmu maupun amal
- Turunnya suatu ayat berkaitan dengan peristiwaperistiwa yang terjadi akan lebih mengesankan dan lebih terpengaruh di dalam hati .
Semoga Bermanfaat ……
By : Abdul Majid Muhdlor
Related Post
Terbaru
- HIMMAHKU PEKALONGAN BERSAMA DZURIYAH PONPES SALAF APIK SALURKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR
- Asesmen PDF Ulya APIK: Langkah Nyata Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
- Kang Jalal Jadi Garda Depan Pangan Halal, Baznas-RMI PWNU Jateng-MUI Bersinergi
- DZULQA’DAH BULAN DAMAI, DIPLOMASI, DAN DAKWAH RASULULLAH
- RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing
Leave a comment