Berita terkini
Ramadhan Karim 1440 H

Serba serbi Keberkahan Bulan Romadhon 1440 H.

Bulan Romadhon adalah salah satu bulan yang mulia dari beberapa bulan dalam kalender Islam. Di bulan ini, Allah SWT menurunkan rahmat, maghfiroh serta kemurahannya untuk membebaskan hambanNya dari jilatan api neraka. Banyak fadhilah atau amalan-amalan bulan Romadhon yang telah disampaikan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya.

Oleh karena itu, setiap orang Islam (muslim) berupaya dan berlomba-lomba untuk selalu meningkatkan intensitas amaliyahnya (ibadah dan amal sholih) pada bulan ini.

Dalam sebuah hadits disebutkan “ Barang siapa berpuasa di Bulan Romadhon  dengan iman dan mengharap pahala di sisi Allah SWT, maka (ia) akan diampuni dosa-dosanya yang telah lewat ataupun (dosa) yang akan datang.”

Berdasarkan hadits ini, setiap muslim berusaha dan berorientasi untuk mendapatkan keberuntungan di hari kemudian, berupa diampuninya dosa dan mendapatkan pahala sehingga ia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan datangnya Bulan Romadhon dan mengisinya dengan aktifitas-aktifitas yang positif dan bernilai ibadah.

Di antara sekian amalan yang bernilai ibadah adalah “ngaji pasaran”. Secara umum ngaji pasaran dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan (pengajian) yang diselenggarakan di Bulan Romadhon yang diikuti oleh komunitas santri di pondok pesantren atau tempat-tempat lain seperti majlis ta’lim, masjid, musholla dan kediaman kiai dengan kitab-kitab tertentu.

         Oleh sebab itu, Di Bulan Romadhon ini, banyak dari para santri baik yang mukim atau yang datang  dari berbagai pondok pesantren yang  berbondong-bondong mendatangi pondok pesantren Salaf APIK Kauman Kaliwungu Kendal untuk mengikuti pengajian kitab yang dibaca pada Bulan Romadhon ini. Serta mencari Barokah dari para Masyayikh Kaliwungu.Semoga kita semua termasuk orang-orang yang disabdakan oleh Rosulillah SAW.Amiinn

Nampak di gambar, pengajian Romo KH.M.Sholahuddin Humaidullah Irfan diserambi masjid Al Muttaqin yang dilaksanakan pada Ba’da Ashar dengan kitab Bidayah Al Hidayah,Risalah Ahlissunnah Wal Jama’ah dan Nurul Burhani juz satu.

Facebook Comments

About the author

Related Post

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *