Simbah KH. Humaidullah Irfan ini, dikala kita mau kontemplasi kita akan menemukan kenyataan bahwa, seorang santri adalah sosok yang levelnya tidak lagi hanya menghindari diri melakukan suatu hal yang haram, akan tetapi mereka adalah orang-orang pilihan yang berusaha untuk tidak melakukan sebuah hal yang dimakruhkan dan siap membatasi diri dari melakukan hal-hal yang diperbolehkan.
Inilah potret hidup Salafuna Sholeh yang semestinya menjadi teladan bagi santri masa kini, bahwa menjalankan Syariat tidak di pahami hanya menjalankan sebuah hal yang wajib akan tetapi lebih dari itu yakni memperbanyak melakukan kesunnahan. Bahwa menjauhi larangan tidak dipahami hanya menjauhi sebuah hal yang haram, akan tetapi juga menjauhi diri dari perkara yang makruh, dan lebih dari itu yakni membatasi diri dari melakukan sebuah hal yang mubah.
Mbah Humaidullah adalah potret ulama yang begitu Wirai. Hidupnya adalah cerminan kehidupan orang-orang Sufi. Ia adalah sosok Kyai yang konsisten dan istiqamah dalam mengajar. Mengisi tiap detik waktu untuk memberikan kemanfaatan bagi semua orang.
Semoga kita bisa meniru sosok mulianya. Aamiin
Related Post
Terbaru
- HIMMAHKU PEKALONGAN BERSAMA DZURIYAH PONPES SALAF APIK SALURKAN DONASI UNTUK KORBAN BANJIR
- Asesmen PDF Ulya APIK: Langkah Nyata Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
- Kang Jalal Jadi Garda Depan Pangan Halal, Baznas-RMI PWNU Jateng-MUI Bersinergi
- DZULQA’DAH BULAN DAMAI, DIPLOMASI, DAN DAKWAH RASULULLAH
- RMI PWNU Jawa Tengah Bersama Baznas Jawa Tengah Dorong Pesantren Melek Digital melalui Pelatihan Digital Marketing
Leave a comment